Rabu, 19 Desember 2012

Digelar Kasus Dugaan Korupsi TPAPD sebesar RP 1 MILIAR


MENYERET NAMA MANTAN BUPATI BOLAANG MONGONDOW,
MARLINA MOHA SIAHAN
MANADO,DH
Pada Tanggal 17 AGUSTUS 2011  Lalu, Telah di GELAR SIDANG DIPENGADILAN TIPIKOR - MANADO Yang Berkaitan Dengan Dugaan TPAPD ( tunjangan penghasilan aparat pemerintah desa ) hadir dalam sidang tersebut sebagai saksi, mantan asisten III yang sekarang menjabat sekda pemerintah kabupaten bolaang mongondow farid asimin. sidang langsung di pimpin oleh ketua pengadilan tipikor manado armindo pardede Sh MAP, sedangkan hakim anggota Novrry T Oroh,SH dan Nich samara.

Dalam persidangan tersebut, mantan Bupati Bolaang Mongondaw sering di sebut-sebut oleh sejumlah saksi seperti Parid asimin dan juga terdakwa cimmy wua menyebut nama marlina Moha siahan.
Parid mengatakan kepada majelis hakim bahwa uang anggaran sebesar Rp 1 miliar diduga di pinjem oleh Marlina moha. sedangkan pihak terdakwa juga menyebutkan hal yang sama.
Dugaan kasus korupsi TPAPD tersebut yang merugikan uang Negara sampai sebesar 4,8 miliar, membuat para wartawan ingin menemui saksi parid asimin untuk minta kejelasan, namun sejumlah awak media tesebut sempat terkecoh, karena saksi buru-buru menghindar dari kejaran wartawan, sehingga para awak media tidak mendapatkan berita sedikitpun, hal ini sanggat di sayangkan, seharusnya pejabat pemerintah bisa terbuka kepada wartawan, agar public mendapatkan informasi tidak simpang siur.
Selanjutnya Delik Hukum dan Media Online Indonesia Club berinisiatip untuk menemui Romli SH, selaku jaksa penuntut umum (JPU) di ruang siding.
Menurut Romli dalam gelar perkara tersebut merlina moha siahan seharusnya di panggil, agar masalahnya lebih jelas. menurut penjelasan seorang saksi uang sejumlah  RP 1 milyar itu seperti di laporkan mursid, juga sudah di antar ke marlina moha, Demikian Romli menggungkapkan secara meyakinkan.
Dalam kasus dugaan korupsi pada TPAPD (tunjangan penghasilan aparat  pemerintah desa) Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno tlah menetapkan tesangka Baru, selain Merlina Moha Siahaan adalah Ibunda Didi moha siahaan, anggota DPR Komisi IX, sekda Bolmong, Farid Asimin dan Ferry L  Sugeha, mantan Sekda Bolmong.

(Herry Darmais)

Kasat Lantas Polres Tomohon
Operasi PATUH Berakhir 23 November 2012

Tomohon, DH
            Operasi Patuh ini serentak dilakukan di seluru Polres di Sulawesi Utara, operasi ini adalah sudah menjadi kewajiban setiap Polres untuk di laksanakan karena perintah langsung dari petinggi dari Polda Sulut, sehingga operasi ini adalah untuk menekan angka kecelekaan, karena pada saat sekarang sering terjadi hujan sehingga banyak jalan yang tergenang air hujan dan mengakibatkan jalan tersebut sangat licin dan operasi ini tidak lepas dari pemeriksaan surat-surat kendaraan dan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menjelang hari besar Natal dan Tahun Baru.
            Kasat Lantas Polres Kota Tomohon AKP Marni Kasum dan beliau ini adalah baru menjabat di Polres ini, mengatakan kepada rekan-rekan media di temui di ruang kerjanya pada 12 November 2012 siang hari, untuk saat ini karena saya memang baru masuk di Polres Tomohon operasi yang sekarang yang sedang berjalan adalah operasi patuh, operasi patuh yang mana kemarin sudah kami lakukan dari tanggal 27 Oktober 2012 nanti berakhir tanggal 23 November 2012, tujuan paling utama kita menekan untuk angka kecelakaan supaya memang tidak sering terjadi kecelakaan, karena mengingat musim hujan jalan licin dan kelengkapan-kelengkapan kendaraan seperti yang utama bannya botak atau kaca spion tidak ada mengakibatkan Lakalantas atau tidak menggunakan lampu pada siang hari atau malam hari itu paling utama dan juga memeriksa kelengkapan surat-surat baik SIM maupun STNK supaya itu nanti seandainya memang tidak di minta terjadinya kecelakaan memang kalau sudah lengkap surat-suratnya dia memang sudah di izinkan untuk mengemudi, jadi tidak terlalu memberatkan dia sebagai pengendara karena supaya punya izin mengemudi, kalau memang tidak punya izin mengemudi otomatis dia tidak di izinkan dia mengendarai kendaraan bisa memang salah walaupun dia dalam posisi tidak salah bisa salah karena dia belum memenuhi syarat untuk mengemudi kendaraan, ungkap Kasum.
            Disinggung mengenai selesainya operasi patuh ini, apakah ada operasi selanjutnya, menanggapi hal tersebut AKP Marni Kasum, menjelaskan, nanti selesai operasi patuh akan di lanjutkan pada 28 November 2012 itu pada operasi zebra, operasi zebra nanti akan dilaksanakan selama 14 hari, tujuannya kita juga mengantisipasi untuk menjelang hari natal nanti dan tahun baru jadi antisipasi untuk kelancaran masyarakat dalam berlalulintas, dan tertunya juga untuk menekan korban Lakalantas, kalau begitu dia lengkap berarti akan menurun Lakalantas atau dia hati-hati di jalan, kata Kasum.
            Mengenai angka kevelakaan hingga saat ini yang terjadi di wilayah kota Tomohon, Kasatlantas Akp Marni Kasum, menambahkan dari tanggal 27 Oktober 2012 sampai dengan hari ini 12 November 2012, jadi jumlah pelanggaran yang kita tilang ada sekitar 460, pelanggaran SIM 186, STNK 211, Ranmor 83, jumlah Lakalantas sampai hari ini ada 3 kejadian, luka ringan 4 luka berat 1 menginggal dulia1, rugi matrial itu sekitar 38,026.000 rupiah, ini agak menurun Lakalantas saya juga menghimbau agar masyarakat selalu tertib berlalulintas singga setiap perjalanan aman dan lancar, dimana sekarang ada pelopor lalu lintas jadilah polopor lalu lintas jadi keslamatan sebagai kebutuhan jadi di himbau kepada masyarakat juga agar selalu mengecek kendaraannya sebelum menggunakan kenalpot rancin baik roda dua ataupun roda empat tidak usah di gunakan, karena dapat mengganggu, apa lagi untuk menjelang natal dan tahun baru masyarakat beribadah menjelang desember nanti, ujar Kasum.

Selasa, 18 Desember 2012

KPK Akan Melakukan Pelacakan Aset Koruptor Ke Luar Negeri

keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya diakui di dalam Negeri. tetapi juga dikawasan  Asia Tenggara-Asia. Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas dalam pertemuan SEA_PAC di Yogyakarta, tepatnya di Hotel Sheraton. SEA-PAC (South East Asia Parties Againts Corruption) merupakan ajang pertemuan bagi sejumlah negara di Asia ( India, Malaysa, Kamboja, Indonesia) untuk menyempitkan ruang gerak dan persembunyian koruptor dan asetnya yang melarikan ke luar negeri. Perkumpulan anti lembaga korupsi se Asia tenggara ini di nilaipenting untuk dipertimbangkan dan dicermati keberadaannya. Jadi kumpul bareng di Hotel Sheraton Yogyakarta pada selasa (11/9) yang lalu tidak sekedar menggelar wacana soal pemburuan aset koruptor yang dibawa kabur ke luar negeri. Masih Kata Busyro dari sejumlah angggota SEA-PAC , KPK merupakan  salah satu lembaga anti korupsi yang di akui di Asia Tenggara. bahkan dikawasan Asia, Komisi atau lembaga anti korupsi lain seperti ada di kamboja dan india justru mempelajari konsef pemberantasan korupsi dari indonesia. " Malaysa bahkan mengadakan kunjungan dan kajian di KPK. Model KPK ini, lanjut mantan ketua KY ( Komisi Yudisial) ini sangat diminati oleh negara-negara lain. Penyelidikan demi penyeledikan dan penuntutan ini disatukan di KPK indonesia. Saat ekspos itu ada di Polisi, Jaksa, dan pimpinan, " Ungkapnya Meyakinkan.

         .